Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Tips Menjaga Keharmonisan Pernikahan

JAKARTA, NEWS.IFSOUVENIR.com – Tips Menjaga Keharmonisan Pernikahan bagi para pengantin baru atau orang-orang yang tengah mempersiapkan diri untuk menempuh hidup baru, seringkali mengetikkan kata kunci ini pada mesin pencari di internet.
Bukan tanpa alasa, karena memang Keharmonisan Dan Kebahagiaan dalam sebuah biduk rumah tanggan amat sangat di impikan oleh tiap-tiap manusia. Terlebih lagi saat ini kita acap kali disuguhi tayangan tentang perselingkuhan, perceraian, sampai tindakan kriminal terhadap pasangannya. Mungkin untuk menghindari persoalan besar yang memicu perpecahan dalam hubungan rumah tangga, ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal berikut:

Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

1. Berusaha Untuk Saling Mengenal Dan Terus Memahami
Perbedaan lingkungan, pergaulan, sampai pendidikan tiap-tiap orang tentu saja akan berpengaruh pada karakter yang membentuk dirinya. Oleh sebab itu, sebagai pasangan Sumai Istri, hendaknya kita senantiasa terbuka dan terus berusaha untuk memahami karakter dari pasangan kita masing-masing. Hal ini perlu dilakukan oleh kedua belah pihak, guna menuju titik keseimbangan. Jika pasangan saling mengerti akan karakter dan selalu berusaha mengalah untuk kebaikan jika terjadi perbedaan, maka keharmonisan dalam rumah tangga bukan hanya impian semata.

2. Perlakukan Pasangan Kita Secara Baik
Seorang suami wajib mempelakukan istrinya dengan baik dan selalu senantiasa bersabar atas tingkah lakunya, begitupun sebaliknya, terlebih lagi jika usia pasangan kita lebih muda daripada usia kita.
Dalam sebuah Hadits diterangkan bahwa Aisyah r.a pernah berkata, “Orang-orang Habasyah (Ethiopia) masuk ke dalam Masjid bermain, maka Nabi SAW berkata, “Wahai yang kemerah-merahan, apakah engkau ingin melihat mereka?”. Lalu aku berkata, “Iya”. Nabi SAW lalu berdiri di pintu, lalu aku mendatanginya lalu aku letakkan daguku diatas pundaknya dan aku sandarkan wajahku di pipinya. Kemudian setelah beberapa saat Rasulullah SAW berkata, “Sudah cukup (kau lihat mereka bermain?)”. Aku berkata, wahai Rasullulah SAW. jangan terburu-buru. Lalu beliau tetap berdiri agar aku bisa melihat mereka. Kemudian Rasullullah berkata, “sudah cukup?” Aku berkata, “Wahai Rasulullah jangan terburu-buru. Aku tidak ingin melihat mereka terus bermain tetapi aku ingin para wanita tahu bagaimana kedudukan Rasullulah SAW di sisiku dan kedudukanku di sisi Rasullulah SAW.” (HR. Bukhari Muslim).

3. Panggil Pasanganmu Dengan Nama Yang Ia Sukai
Sebaimana Rasulullah SAW. memanggil Aisyah r.a dengan sebutan Humaira (Si Merah Delima) . Maka hendaklah kita coba menirukan beliau. Anda dan pasangan anda cobalah untuk senantiasa memanggil dengan nama yang indah dan disukai oleh pasangan anda. Hal tersebut akan menimbulkan rasa cinta yang mendalam manakala dilakukan dengan setulus hati.

4. Saling Berikan Pujian Pada Pasangan Kalian
Pada dasarnya manusia senang dipuji. Karena hal tersebut merupakan satu dari sekian banyak tabiat manusia atau sifat ego manusia. Oleh sebab itu, sebagai seorang pasangan suami istri yang menginginkan kehangatan dalam rumah tangga, jangan pernah ragu untuk memuji pasangan masing-masing, bahkan puji atau sebutkan kebaikan pasangan di hadapan keluarga besar, jangan pernah ragu untuk saling memuji karena kita tidak perlu harus membayar mahal atau bersusah payah bekerja sangat keras untuk melakukannya, cukup ucapkan sepatah, duapatah kata, dan rasakan hasilnya yang sangat memukau.

5. Bersikaplah Puas Atau Selalu Bersyukur Dengan Kondisi Yang Ada
Perasaan cinta dan sayang akan senantiasa terjaga dengan baik manakala kita senantiasa selalu bersyukur dan merasa puas dengan kondisi yang kita alami saat ini. Rasa cinta dan sayang secara cepat akan hilang jika orientasi kebahagiaan kita bercermin pada kekuatan finansial semata. Memang secara realita kebutuhan ekomoni menjadi hal yang patut diperhitungkan saat kita telah hidup bersama. Namun, jika kita hanya berorientasi pada kebutuhan ekomoni semata, maka kepuasan dalam jiwa dan batin kita tidak akan pernah di rasakan. Oleh sebab itu, rasa syukur adalah kunci untuk kita mencapai tingkat ketenangan jiwa.

6. Jadwalkan Waktu Berliburmu
Sebagian pasangan suami istri kerap kali melupakan hal-hal yang dianggap sepele. Seperti merencanakan secara rutin waktu untuk berlibur. Hal seperti ini harus sering kali kita lakukan, atau setidaknya satu kali dalam satu bulan, luangkan waktu untuk berkunjung ke tempat-tempat yang indah dan romantis dan upayakan untuk pergi berdua.

7. Bersikaplah Terus-terang, Jujur, Dan Sportif
Salah satu hal yang mungkin sangat sulit dilakukan oleh beberapa orang adalah, mengakui kesalahannya dan mengatakan bahwa “saya salah” lalu meminta maaf. Secara garis beras, justru hal inilah yang menjadi salah satu kunci keharmonisan hubungan dalam rumah tangga. Ketika kita melakukan kesalahan, baik suami maupun istri, berterus-teranglah pada pasangan kita. Ucapakan kata maaf dan berjanjilah untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Saat kita melakukan hal itu, justru akan menimbulkan dorongan pada pihak lain untuk menghormati dan mempercayai pasangan masing-masing.

8. Jangan Melihat Kebelakang
Salah satu hal yang kerap kali membuat pasangan suami istri bertengkar hebat dan berujung pada perpisahan adalah karena mereka sering kali mengungkit-ungki masa lalu, terutama yang berhubungan dengan pernikahan. Kata-kata seperti, “Kenapa ketika itu saya mau dinikahi oleh kami ya?” atau kata-kata seperti, “Kenapa dulu saya memilih dia?”. Semua hal itu harus dibuang jauh-jauh saat anda telah menjalin hubungan rumah tangga.
Dan yang perlu kita perhatikan adalah, tidak ada yang benar dan salah dalam mengambil menentukan sebuah pilihan, yang adalah adalah bagaimana kita bisa bertanggung jawab atas apa yang telah kita pilih.

9. Sertakan Sisi Spiritualitas Dalam Rumah Tangga
Sisi Spiritualitas dalam jalinan pernikahan sangat penting dan harus senantiasa kita junjung tinggi. Karena dalam rumah tangga, badai persoalan dan perdebatan dalam banyak hal pasti akan terjadi. Terlebih lagi jika dalam hubungan pernikahan kita ditimpa persoalan yang terasa amat sangat rumit dan terasa sulit sekali. Dan pada saat itulah kita hendak berserah pada Tuhan untuk segala masalah yang kita hadapi. Jika kita telah berserah dan berusaha semaksimal mungkin, percayalah solusi terbaik akan segera nampak di depan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>